|
Friday, 04 July 2008 |
|
Kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari kerja adalah melakukan deteksi dini gangguan pendengaran/ketulian dan gangguan wicara yang dirujuk dari berbagai sentra maupun praktik pribadi. Selanjutnya dilakukan upaya habilitasi/ Rehabilitasi berdasarkan modalitas yang dimiliki penderita dengan teknologi yang ada (alat bantu dengar, implantasi kohlea, Dll). Diagnosis dini dilakukan dengan pemeriksaan audiologi terkini mengacu pada ketentuan/ standar yang ditetapkan oleh WHO/ ISA (International Society of WHO/ ISA (International Society of Audiologi) dan American Joint Commite on Infant Hearing.
Sejak Tahun 2002 PKTGK memanfaatkan teknologi pemeriksaan Audiologi terkini setara dengan sentra sejenis di mancanegara seperti berbagai jenis Brainsteam Evoked Response Audiometry (BERA), Oto Acoustic Emission (OEA) yang mampu mendeteksi kelainan kohlea sejak bayi berusia 2 hari. Deteksi dini juga dipadukan dengan prinsip diagnosis kelainan wicara secara international ditunjang oleh pemeriksaan psikologi perkembangan anak oleh professional yang dimiliki PKTGK. Konsultasi dan diskusi dengan orang tua penderita diarahkan pada pendidikan khusus seperti SLB maupun sekolah khusus lainnya.
Sebagai sentra gangguan pendengaran dan kelainan komunikasi, PKTGK dapat dianggap sebagi unit multidisiplin ; karena selain dokter spesialis THT juga mempunyai tenaga ahli terapi wicara dan psikolog. Hal ini disebabkan oleh peran PKTGK yang berperan dalam bidang preventif, diagnostic dan rehabilitasi.
|
|